hello guys (and girls). setelah dianggap mati dan menghilang dari dunia manusia, akhirnya gw kembali lagi di blog paling gak penting abad ini. sebenarnya sih bukannya gw gak mau mosting lagi di blog gw, tapi karna inet gw sekarang sedang tidak mendukung untuk mosting di blog ini. sekarang gw baru bisa mosting karna inet gw udah lumayan mendukung. tumben2an jaringan modem gw lagi cepet, biasanya buka kaskus aja musti nunggu 3 menit (kayak masak popmie aja). hari ini gw sih cuman pengen nyapa para pembaca aja (kayak ada yg baca aja). jadi gak perlu panjang2. so, sekian dulu aja. see you later guys....
Aku kehilangan renjanaku. Menurut KBBI, renjana berarti rasa hati yang kuat (rindu, cinta kasih, berahi, dan sebagainya), sering digunakan sebagai padanan kata bahasa Inggris "passion" atau semangat mendalam terhadap sesuatu. Kata ini berasal dari bahasa Sansekerta raƱjana, yang berarti menyenangkan atau gembira, namun maknanya di Indonesia lebih condong pada gejolak perasaan kuat, terutama cinta dan rindu. (Balai Bahasa Jawa Barat, 2021) Aku berusaha menelaah sejak kapan dia hilang. Mungkin ku jatuhkan di suatu tempat. Mungkin ku gadaikan demi sejumlah uang. Mungkin ku buang karena aku jengah. Mungkin ku lupakan karena terlena. Tapi satu hal yang pasti, aku tak lagi punya renjana... Aku ingat masa-masa ketika aku membicarakannya sebagai mantra harian ku. Semua teman ku tahu itu. Tidak ada satu hari pun aku terdiam tidak membicarakannya walau hanya dalam satu kalimat. Well... It never ends with one sentence. Aku terus meracau tentang bagaimana setiap aksi ku membangun fondas...
Comments
Post a Comment