I'll have to attend a Hackathon Event in 6 hours, but I need to let this out of my chest. --- Dalam suasana berduka, gw kadang merasa awkward dengan setting-nya. Dikelilingi oleh orang-orang yang sedang menangisi kepergian mendiang. Tangis haru bersahut-sahutan bersamaan dengan senyum getir yang tersemat di sana-sini. "Yang tabah ya..." "Turut berduka cita..." "Dia udah ga sakit lagi sekarang..." Ucapan-ucapan yang terlontar dari banyak orang kepada keluarga yang berduka, seakan berusaha berbagi beban kesedihan dan ikut turut andil dalam merasa terluka. Menghadiri pemakaman juga tidak lebih baik (atau kremasi). Terlalu sedikit ruang untuk terlalu banyak orang yang sebagian hadir tanpa peran. Keluarga yang ditinggalkan duduk dan menyaksikan detik-detik terakhir mereka berhadapan dengan mendiang. Kadang syahdu, kadang mengenaskan, tak jarang juga sepi. --- Menghadapi kematian dari seseorang yang penting dalam hidup sepertinya jadi trope umum dari karya...
This is a story about a not so nice guy who like to write